Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 

Selasa, 14/07/2020 14:14:11

41pelajar.jpg


 

 
 
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan sebagai cara untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar selama pandemi. Dampak positif dari dilaksanakannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat dilihat dari meluasnya jangkauan akses informasi materi pembelajaran yang diperoleh oleh siswa. 

Materi yang disampaikan oleh pengajar dapat diakses dimanapun dan kapanpun menggunakan teknologi modern seperti smartphone. Peserta didik diharapkan pula dapat lebih terampil dalam penggunaan teknologi modern, sehingga dapat mendukung kompetensi diri siswa sebagai generasi milenial di era digital.

Saat ini platform pembelajaran digital telah banyak diminati oleh para siswa. Pembelajaran melalui video tersebut santai namun mudah dimengerti. Selain itu, siswa juga dapat mengakses dimana saja melalui laptop ataupun smartphone dengan akses internet yang dimilikinya.

 

Selama masa pandemi COVID-19 ini, platform belajar online telah mengalami kenaikan akses penggunaannya. Hal ini karena selama masa pandemi mengharuskan siswa belajar secara mandiri di rumah. Mereka di tuntut untuk lebih banyak mencari tahu sendiri akan materi yang sedang dipelajarinya.

Dilansir dari www.katadata.com platform edukasi yang menorehkan catatan lonjakan pengguna diantaranya Quipper, Ruang Guru dan Zenius. Pengguna platform Quipper mengalami peningkatan 30 kali lipat sebelum adanya kebijakan pembelajaran atau perkuliahan jarak jauh.

Selain itu, dilansir dari www.vice.com Pusat Inovasi dan Kajian Akademik UGM melakukan survei kepada 3.353 mahasiswanya tentang kegiatan pembelajaran daring. Mereka diminta merespons pengalamannya mengikuti berbagai pembelajaran daring selama empat hari terakhir untuk mengkaji sistem belajar jarak jauh yang sedang terjadi. 

Hasilnya, perkuliahan daring dirasa 52,2% mahasiswa mirip dengan kuliah dalam kelas. Sisanya merasa kelas berbeda karena lebih nyaman kelas tatap muka. Lalu, 66,9% mahasiswa merasa memahami materi perkuliahan dengan baik.

 

Sedangkan 30% sisanya mengaku kurang atau sangat kurang memahami. Berita baiknya, 85% mahasiswa merasa kemampuan dosen untuk menyampaikan materi kuliah sudah cukup baik, juga 83%mahasiswa merasa kualitas penyajian materi cukup baik.

Melalui perkuliahan jarak jauh pula, dapat menjadi peluang pula untuk mahasiswa berpikir secara kritis. Hal ini melihat keterbatasan dosen saat memberikan penjelasan melalui akses media belajar online. Mahasiswa juga dapat menjadi lebih aktif mempelajari lebih lanjut dan mendalam mengenai materi perkuliahan.

Saat ini mereka dapat memperolah akses belajar dengan jangkauan yang lebih luas melalui platform edukasi maupun laman website yang memuat informasi yang dibutuhkan.

Mahasiswa dan dosen dapat mengatur jam perkuliahan menjadi lebih fleksibel, namun tetap tidak mengurangi waktu inti yang seharusnya. Waktu sisa yang tersedia menjadi efektif bagi mahasiswa serta dapat digunakan untuk melakukan kegiatan produktif lainnya dirumah.

Dampak Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat ini juga dapat dilihat dari sisi negatifnya. Belajar di rumah memaksa siswa mengubah kebiasaan. Peserta didik dituntut untuk belajar di rumah.

Mengubah kebiasaan ini adalah hal yang sangat sulit bagi mereka. Disamping itu banyak dosen yang mengandalkan penugasan terhadap mahasiswa dalam belajar menyebabkan mahasiswa menjadi cepat jenuh dan memicu stres yang dapat membahayakan kesehatan.

Dosen sebagai seorang pengajar di nilai tidak semuanya siap menghadapi perubahan sistem pembelajaran yang terjadi. Dosen di tuntut harus mampu mengubah gaya, strategi atau metode pembelajaran kreatif dan inovative terhadap anak didiknya agar tidak jenuh dalam belajar. 

 

Menurut Nadiem Makarim selaku menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pembelajaran Jarak Jauh akan diperpanjang hingga akhir tahun 2020. Tahun ajaran baru akan dimulai pada 2021. 

Keadaan tersebut menarik pakar pendidikan Univeritas Brawijaya (UB) Aulia Luqman Aziz, mengutarakan pendapatnya melalui laman website UB. Hal tersebut karena melihat keadaan baik siswa maupun mahasiswa yang mengeluh dengam pembelajaran secara online, artinya profesi guru di Indonesia masih belum tergantikan oleh teknologi.

 Bagaimanapun pengajar hanya menyampaikan materi melalui aplikasi video conferenceseperti aplikasi Zoom Clouds Meeting dan Google Meets. Sebagai besar dosen juga hanya memberikan materi melalui Google Classroom dalam bentuk power point. Diskusi online masih diadakan baik melalui Grup Whatsapp, maupun sesi video call mengunakan aplikasi Zoom atau Google Meet.

Tidak jarang setiap dosen akan memberi latihan soal maupun tugas setiap harinya, hal ini sebagai bentuk sumber penilaian dosen selama kegiatan perkuliahan secara online. Disini siswa dituntut untuk mengerti setiap materi, tetapi materi yang disampaikan pun sulit untuk dicerna. Sistem PJJ tidak bisa memastikan pelajar yang hadir di dalam kelas seperti kelas tatap muka. Jadi beberapa pengajar emeikan tugas di setiap pertemuan sebagai bukti bahwa pelajar tersebut hadir di kelas online nya.

Bagi peserta didik dan pengajar sama-sama dituntut untuk beradaptasi dalam kegiatan pembelajaran selama masa pandemi ini. Metode pembelajaran harus dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar materi mudah tersampaikan. Peserta didik diharapkan lebih aktif bertanya serta mencari sumber materi pembelajaran lainnya.

Tenaga pengajar baik dosen maupun guru juga diharapkan mencari metode belajar melalui media online. Metode pembelajaran tersebut tentunya bukan yang dapat membebani muridnya hanya dengan memberikan tugas, sehingga esensi dari pembelajaran jarak jauh dapat diterima dengan baik.

Oleh: Alva Heriyanti Nur F


https://www.suara.com/yoursay/2020/07/06/164814/nasib-pelajar-di-tengah-pandemi

Posting oleh Desi Eri K 6 tahun yang lalu - Dibaca 57681 kali

 
Tag : #MBS;PSM;pandemi;pendidikan;pelajar;kurikulumpandemi

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 15/02/2021 15:16:57
PROFIL KARAKTER SEMANGAT KEBANGSAAN PADA SEKOLAH DASAR UMUM DAN KEAGAMAAN

Abstract: Students are currently experiencing a character crisis which is concerning. Cultivating the character value...

Rabu, 03/02/2021 08:59:00
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANGTUA PESERTA DIDIK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Abstract: This study aims to describe (1) the Go Application management process. (2) parental understanding in using...

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
11 tahun yang lalu - dibaca 128325 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
13 tahun yang lalu - dibaca 99074 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
13 tahun yang lalu - dibaca 68874 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
13 tahun yang lalu - dibaca 54784 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
11 tahun yang lalu - dibaca 100069 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
11 tahun yang lalu - dibaca 104890 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
13 tahun yang lalu - dibaca 87834 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
13 tahun yang lalu - dibaca 106137 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
6 tahun yang lalu - dibaca 45674 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
6 tahun yang lalu - dibaca 53616 kali
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
7 tahun yang lalu - dibaca 63566 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
7 tahun yang lalu - dibaca 45499 kali
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
7 tahun yang lalu - dibaca 63880 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
8 tahun yang lalu - dibaca 42816 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
8 tahun yang lalu - dibaca 39688 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
8 tahun yang lalu - dibaca 127088 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.52 Mb - Loading : 1.48334 seconds