Advokasi Perencanaan dan Penganggaran Program MBS
A. DASAR PEMIKIRAN
Sejak tahun 1999 Pemerintah Indonesia (melalui Departemen Pendidikan Nasional) bekerjasama dengan UNICEF dan UNESCO telah mengembangkan Program Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Dengan adanya program ini telah terjadi reformasi dalam manajemen sekolah, peningkatan mutu pengajaran, dan meningkatnya peran serta masyarakat dalam mendukung pendidikan di sekolah. Di samping itu dari sisi output telah terjadi peningkatan nilai ujian siswa, meningkatnya fasilitas sekolah, menurunnya angka putus sekolah, dan meningkatnya angka partisipasi sekolah.
Berdasarkan pengalaman Kabupaten Bone-Sulawesi Selatan dan Kota Probolinggo-Jawa Timur yang telah mereplikasi program MBS yang dirintis oleh UNICEF dan UNESCO, ternyata replikasi program ini tidak membutuhkan biaya yang besar. Ini terbukti dari temuan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang melakukan penelitian tentang pembiayaan program MBS melalui CLCC Cost Analysis.

FA Book 2 4.pdf [download]
Posting oleh Tim Pengembang MBS 56 tahun yang lalu - Dibaca kali
Seperti Ini Peran Orangtua Dampingi BDR Saat Pandemi
Sejak Maret 2020, sebagian besar siswa di Indonesia mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) atau belajar dari rumah...
Mengembangkan Kompetensi Kepala Sekolah di Masa Pandemi
Tidak hanya Belajar dari Rumah (BDR), kepala sekolah itu penuh tantangan dan peluang untuk mengembangkan kompetensinya....
