Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Gerakan Literasi Dorong Siswa dan Guru Berkarya

Selasa, 06/06/2017 22:18:41

13literasi.jpg


JAKARTA, KOMPAS - Sekolah berperan penting dalam mengembangkan kreativitas siswa dan guru untuk mendongkrak literasi bangsa. Sekolah dapat mengembangkan keunggulan dalam literasi yang dimulai dari membaca hingga menulis.

Jika perlu, gerakan literasi sekolah tidak sekadar rutinitas. Saatnya mendorong gerakan literasi melahirkan karya otentik dari siswa dan guru. Paling tidak, semangat ini diusung SMA Labschool Jakarta, sekolah di bawah Universitas Negeri Jakarta.

Di sini, sekolah tidak hanya menyediakan perpustakaan dengan fasilitas buku-buku yang menarik dan desain ruangan perpustakaan yang ramah dan nyaman, tetapi pembelajaran di sekolah pun dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi siswa.

"Pada abad ke-21 literasi menjadi keniscayaan. Kompetensi literasi yang baik akan menghambat ancaman hoaks. Masyarakat pun jadi tidak gampang terprovokasi berita palsu," kata Kepala SMA Labschool Jakarta Suparno Sastro dalam acara Peluncuran dan Bedah 10 Buku Karya Siswa dan Guru di SMA Labschool Jakarta, Rabu (3/5).

Guru Bahasa Indonesia SMA Labschool Jakarta Renni Haerani mengatakan, awalnya siswa "dipaksa" menulis. Salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI adalah menulis cerpen.

"Dari karya siswa ini, kami poles untuk jadi kumpulan cerpen. Hal ini mendorong mereka terus terinspirasi untuk menulis. Ada sembilan buku kumpulan cerpen siswa," kata Renni.

Kemampuan menulis, ujar Renni, dibutuhkan siswa untuk memenuhi kewajiban membuat karya ilmiah di kelas akhir. Siswa dari sekolah ini membuat satu karya ilmiah yang dibimbing guru untuk bisa lulus dan mendapatkan ijazah.

Metode pembelajaran

Dorongan menulis siswa juga karena para guru memberi inspirasi. Guru mengembangkan metode pendidikan yang membuat siswa harus proaktif mencari literatur, tidak hanya di internet, tetapi juga melalui buku-buku bacaan di perpustakaan.

Salah satu guru yang mengampu Pendidikan Kewarganegaraan, Satriawan Salim, aktif menulis di media sosial dan media arus utama. Kumpulan tulisannya yang kedua diluncurkan bersamaan kumpulan cerpen siswa.

Buku baru bertajuk Guru untuk Republik (Refleksi Kritis tentang Isu-isu Pendidikan, Kewarganegaraan dan Kebangsaan) beranjak dari pengalamannya sebagai pendidik.

Pada acara peluncuran buku yang diadakan di perpustakaan, bedah buku menghadirkan pembicara dari luar, yakni Anggi Afriansyah, peneliti LIPI, serta Astri Megatari yang merupakan alumnus SMA Labschool yang pernah bekerja di dunia penyiaran televisi. (ELN)

sumber (http://edukasi.kompas.com/read/2017/05/04/22441281/gerakan.literasi.dorong.siswa.dan.guru.berkarya)

Posting oleh Desi Eri K 9 tahun yang lalu - Dibaca 43722 kali

 
Tag : #MBS #gerakanliterasi #peranguru

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 08/03/2021 10:49:35
Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan

JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah....

Selasa, 02/03/2021 09:57:29
KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP JENIS BUDAYA DAN DUKUNGAN ORGANISASI

    Abstract: The study investigates the relation of the readiness for change of an elementary school...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
13 tahun yang lalu - dibaca 142180 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
13 tahun yang lalu - dibaca 114425 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
13 tahun yang lalu - dibaca 159649 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
13 tahun yang lalu - dibaca 119915 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
11 tahun yang lalu - dibaca 124937 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
11 tahun yang lalu - dibaca 139340 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
13 tahun yang lalu - dibaca 119174 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
13 tahun yang lalu - dibaca 96105 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
6 tahun yang lalu - dibaca 31400 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
6 tahun yang lalu - dibaca 32331 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
6 tahun yang lalu - dibaca 52561 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
6 tahun yang lalu - dibaca 58666 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
6 tahun yang lalu - dibaca 73910 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
6 tahun yang lalu - dibaca 47297 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
6 tahun yang lalu - dibaca 46494 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
6 tahun yang lalu - dibaca 65460 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.51 Mb - Loading : 1.70372 seconds