Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna

Rabu, 13/11/2013 20:02:13

Decentralized Basic Education 3 (DBE3) Project, yang didanai USAID, bertujuan untuk membantu Kementrian Pendidikan Nasional dan Kementrian Agama dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan menengah pertama. Untuk mencapai tujuan ini, DBE3 telah mengembangkan dan melaksanakan program pelatihan guru di enam propinsi yaitu propinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Untuk keperluan pelatihan tersebut telah dikembangkan paket pelatihan dengan nama “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna 1” sampai dengan “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna 4”. Para guru telah dilatih dengan menggunakan paket-paket tersebut.


Untuk mendukung guru dalam menerapkan gagasan yang diperoleh dari pelatihan, para kepala sekolah/madrasah perlu mendapat pelatihan yang relatif sama dengan yang dialami guru. Melalui pelatihan dengan paket ini, para kepala sekolah/madrasah diberi kesempatan untuk ‘mencicipi’ beberapa materi pelatihan yang diberikan kepada para guru. Di samping itu, para kepala sekolah mendapatkan materi yang cocok dengan peran mereka sebagai salah seorang aktor kunci dalam mendorong perubahan di sekolahnya, seperti ‘Mendorong Perubahan yang Berkesinambungan’ dan ‘Pendampingan’. Paket ini menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa. Metode pembelajaran interaktif yang digunakan paket ini tidak hanya untuk memotivasi peserta dalam pelatihan, namun juga untuk menyediakan model berbagai metode yang dapat digunakan oleh guru di dalam kelas. Suasana pelatihan yang banyak mengaktifkan peserta juga dimaksudkan memberi pesan bahwa suasana seperti itulah yang diharapkan terjadi di sekolah nanti.


Keseluruhan sesi dalam paket ini menggunakan kerangka yang disebut ICARE. Pendekatan ini meliputi lima unsur kunci dari pengalaman pembelajaran yaitu Introduction (Kenalkan), Connection (Hubungkan), Application (Terapkan), Reflection (Refleksi), dan Extension (Kegiatan Lanjutan). Penggunaan kerangka ICARE dimaksudkan untuk memastikan bahwa para peserta memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari. Pendekatan ini adalah pendekatan yang hanya digunakan selama pelatihan. Pendekatan pengajaran yang dilakukan oleh guru di dalam kelas tidak harus menggunakan pendekatan ini.
Akhirnya, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan berada di semua tingkatan dengan semangat ”Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”, ”Keberanian mencoba hal baru tanpa takut salah”, dan ”Memulai oleh diri sendiri tanpa menunggu contoh dari orang lain”.

56panduan-umum-01.jpg

Posting oleh Tim Pengembang MBS 13 tahun yang lalu - Dibaca 53796 kali

 
Tag : #Pengajaran Profesional # Pengajaran # Profesional

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Minggu, 17/05/2020 19:13:24
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to...

Selasa, 28/04/2020 21:07:07
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO MALANG DITINJAU DARI CRITICAL EVENT MODEL LEONARD NADLER

 Abstract: This research aims to describe the training design held at IKIP Budi Utomo Malang in terms of CEM Leonard...

7 Pilar MBS
MBS portal
7 Pilar MBS SD
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah a. Konsep Dasar Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78350 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75517 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91958 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101348 kali
Info MBS
4. Manajemen Sarana dan Prasarana...
13 tahun yang lalu - dibaca 115161 kali
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga...
12 tahun yang lalu - dibaca 113411 kali
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis...
12 tahun yang lalu - dibaca 118569 kali
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran...
12 tahun yang lalu - dibaca 73431 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.5 Mb - Loading : 2.65863 seconds