Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Guru Perlu Lakukan Asesmen untuk Ketahui Capaian Siswa Belajar dari Rumah

Senin, 20/07/2020 08:11:32
Jakarta, Kemendikbud --- Melalui Webinar Asesmen dan Pembelajaran Literasi dan Numerasi di Masa Pandemi, Kemendikbud mengajak guru maupun orang tua untuk berperan aktif dalam mendampingi anak  menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Webinar tersebut diselenggarakan Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud dan bertujuan untuk membangkitkan minat dan semangat guru agar tetap konsisten membantu perkembangan anak Indonesia di masa pandemi Covid-19. Hambatan dalam pembelajaran yang dihadapi selama masa pandemi menyebabkan adanya defisit kompetensi pada proses belajar-mengajar, sehingga guru perlu melakukan asesmen untuk mengetahui capaian belajar siswa.

Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Asrijanty, menyadari adanya penurunan kompetensi pada sistem pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, sebagian anak mungkin belajar, namun tidak optimal. Sementara sebagian bahkan mungkin tidak berkesempatan belajar sama sekali.

“Bila kejadian ini terus berlanjut, maka akan menyebabkan kerugian dan berpengaruh pada masa depan mereka. Hasil studi Pusat Penelitian Kebijakan Kemendikbud menunjukkan, (jumlah) siswa yang setiap hari belajar dalam seminggu tidak sampai 50 persen, dan waktu belajar pun kurang dari tiga jam dalam sehari. Oleh karena itu, asesmen oleh guru untuk mengetahui capaian siswa perlu dilakukan,” ujar Asrijanty saat membuka Webinar Asesmen dan Pembelajaran Literasi dan Numerasi di Masa Pandemi, Jumat (10/7/2020).

Webinar dibagi menjadi dua sesi dengan menghadirkan enam narasumber, yaitu Dinn Wahyudin, Guru Besar Bidang Ilmu Pengembangan Kurikulum Universitas Pendidikan Indonesia; Rahmawati dan Susanti Sufyadi, dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran; Sofie Dewayani, Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Literasi Sekolah; Dicky Susanto, perwakilan dari Calvin Institute of Technology; dan Fourgelina, dari Yayasan Literasi Anak Indonesia.

Pada sesi pertama, Dinn Wahyudin mengenai bagaimana dan cara apa yang tepat untuk dilakukan dalam mendiagnosis kondisi siswa dalam aspek kognitif dan nonkognitif di masa pandemi Covid-19. Ia mendukung pernyataan Asrijanty mengenai adanya penurunan capaian siswa di masa pandemi. Kesimpulan ini didukung oleh kajian nasional dan internasional, salah satunya ialah kajian dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Karena itulah ia meyakinkan tenaga pendidik untuk benar-benar melakukan remedial teaching, yaitu peninjauan kemampuan serta kesulitan yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran, dan diagnostic treatment, yaitu mengidentifikasi dan merancang perlakuan yang perlu diberikan untuk menindaklanjuti proses pembelajaran berikutnya. 

Selaras dengan hal itu, Koordinator Analisis dan Penelitian Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Rahmawaty, juga menjabarkan kelima prinsip yang harus ada pada proses asesmen, yaitu valid, reliabel atau konsisten, adil, fleksibel, dan memberikan umpan balik untuk pembelajaran. “Yang paling esensial dari asesmen adalah kita punya informasi, kita tahu siswa bisanya apa, tidak bisanya apa. Dan itulah yang akan kita refleksikan kepada pembelajaran ke depannya,” ungkapnya.

Rahmawati juga memaparkan materi yang dilengkapi dengan contoh dan produk yang lebih signifikan, salah satunya ialah cuplikan video dari aplikasi permainan yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik, yaitu ‘Desatika’. Permainan Desatika yang seolah mengajak siswa untuk membangun desa selagi mengerjakan soal matematika, dianggap telah teruji. “Program ini sudah diujicobakan di lebih dari 400 SD di daerah tertinggal. Jadi kalau daerah tertinggal berhasil menggunakan ini, kami yakin Bapak Ibu sekalian yang ada di Nusantara juga dapat memanfaatkan aplikasi ini,” ujarnya.

Selain itu, Balitbang Kemendikbud juga sudah menyediakan konten video berjudul ‘Asesmen Diagnosis Berkala’ sebagai panduan yang dapat menjelaskan proses asesmen secara rinci bagi tenaga pendidik. Video tersebut dapat diakses di kanal Youtube Balitbang atau melalui tautan berikut: https://youtu.be/AzzTT-wcKHU.

Webinar Asesmen dan Pembelajaran Literasi Numerasi di Masa Pandemi disiarkan langsung melalui aplikasi konferensi video yang dapat diakses oleh peserta yang sudah mendaftarkan diri melalui tautan http://ringkas.kemdikbud.go.id/SeminarDaringLitbang . Selain itu, webinar juga dapat disaksikan melalui kanal Youtube Balitbang Kemendikbud. (Dwika Fajri Rahma/Desliana Maulipaksi)


https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/07/guru-perlu-lakukan-asesmen-untuk-ketahui-capaian-siswa-belajar-dari-rumah

Posting oleh Desi Eri K 6 tahun yang lalu - Dibaca 29452 kali

 
Tag : #psm #guru #pandemi #pendidikanmasapandemi #covid19

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 30/11/2020 09:07:18
Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Swasta Unggul

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan budaya organisasi Sekolah Menengah Pertama Swasta...

Senin, 09/11/2020 08:38:41
Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Malang. Pandemi covid-19 rupanya tak kunjung membaik hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Namun sudah terlihat...

7 Pilar MBS
MBS portal
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANG TUA SISWA DALAM PENDIDIKAN MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78353 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75518 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91966 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101350 kali
Info MBS
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
9 tahun yang lalu - dibaca 36140 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
9 tahun yang lalu - dibaca 54172 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
9 tahun yang lalu - dibaca 55534 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
9 tahun yang lalu - dibaca 53529 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 58035 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
9 tahun yang lalu - dibaca 54405 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 44586 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
9 tahun yang lalu - dibaca 47925 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.47 Mb - Loading : 2.36847 seconds