Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Guru Mesti "Update" Informasi dan IPTEK

Senin, 27/11/2017 13:20:39

16melek IT.jpg


KOMPAS.com - Pemerintah mendorong guru untuk mampu menguasai teknologi serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal itu untuk mengimbangi cepatnya perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

"Dunia berubah sangat cepat sehingga ada banyak tantangan baru," kata Direktur Pembinaan Guru Pendididikan Dasar Anas M. Adam saat membuka Seminar Nasional Guru 2017 terkait peringatan Hari Guru Nasional di Hotel Ambara, Kamis (23/11/2017) malam.

Guru dituntut untuk membekali anak didik dengan pengetahuan dan pendidikan yang mampu menjawab persoalan-persoalan di masa depan. Oleh karena itu, anak didik tak lagi sekedar mampu menghapal pelajaran. Lebih dari itu, siswa mesti diajarkan untuk menghayati dan menginternalisasi materi yang mereka pelajari.

"Dengan begitu, apa yang mereka pelajari kemudian dapat menjadi bekal untuk menghadapi masa depan," ujarnya.


Perkembangan jaman, kata dia, hanya bisa diikuti dengan banyak membaca. Selama ini, sekalangan guru hanya mau mengakses informasi atau berita yang sensasional atau bahkan yang berisi hujatan.

Ia mengimbau guru-guru mau menyediakan waktu untuk membaca informasi atau berita perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Para pengampu diminta untuk tidak berhenti mengembangkan diri.

"Ini yang sangat penting. Kalau tidak, mereka akan tertinggal dari anak didik," katanya.

Demi mendukung percepatan penguasaan teknologi guru, pemerintah mengkampanyekan agar guru melek literasi, antara lain literasi bahasa, numerik, digital, budaya, dan finansial.

 

Seorang guru mencoba teknologi visual reality yang memaparkan materi pembelajaran pada pameran Hari Guru Nasional 2017 di kantor Kemdikbud. Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan mesti terus ditingkatkan untuk mewujudkan generasi emas pada 2045.
Seorang guru mencoba teknologi visual reality yang memaparkan materi pembelajaran pada pameran Hari Guru Nasional 2017 di kantor Kemdikbud. Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan mesti terus ditingkatkan untuk mewujudkan generasi emas pada 2045. (KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)

 

Ia mengakui baru sekira 25 persen guru yang menguasai teknologi. Sebagian besar guru di perdesaan masih terbatas untuk bisa menguasai teknologi karena keterbatasan infrastruktur. "Keterbatasan akses teknologi di perdesaan juga menjadi hambatan," ungkapnya.

Tuntutan penguasaan teknologi tak serta merta mengharuskan guru mengajar bermodal teknologi tinggi.

Pendekatan-pendekatan sederhana yang disesuaikan dengan lingkungan sosial dan budaya setempat mesti digunakan agar materi ajar dapat dipahami siswa. Kreativitas guru dibutuhkan untuk bisa menyampaikan materi ajar.

"Tidak perlu juga di setiap tempat harus mengajar dengan teknologi canggih. Tidak selalu harus memaparkan materi pelajaran dengan teknologi tinggi," katanya.


(http://edukasi.kompas.com/read/2017/11/24/15300381/guru-mesti-update-informasi-dan-iptek)

Posting oleh Desi Eri K 9 tahun yang lalu - Dibaca 73866 kali

 
Tag : #PSM #MBS #peransekolah #peranguru #melekIT #IPTEK #kecanggihanIPTEK #gurusekolahdasar

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 02/11/2020 09:59:04
Seperti Ini Peran Orangtua Dampingi BDR Saat Pandemi

Sejak Maret 2020, sebagian besar siswa di Indonesia mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) atau belajar dari rumah...

Jum'at, 23/10/2020 17:22:51
Mengembangkan Kompetensi Kepala Sekolah di Masa Pandemi

Tidak hanya Belajar dari Rumah (BDR), kepala sekolah itu penuh tantangan dan peluang untuk mengembangkan kompetensinya....

7 Pilar MBS
MBS portal
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN SEBAGAI INDIKATOR MUTU LAYANAN MANAJEMEN SEKOLAH
Teguh Triwiyanto. Layanan yang diberikan institusi pendidikan atau sering disebut dengan layanan manajemen sekolah belakangan ini menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah, orang tua peserta didik, pemakai jasa pendidikan, dan masyarakat. Pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya berusaha...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78342 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75509 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91945 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101327 kali
Info MBS
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD...
9 tahun yang lalu - dibaca 38731 kali
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
9 tahun yang lalu - dibaca 49459 kali
Dua Siswa Indonesia Raih Medali di Rusia
Dua Siswa Indonesia Raih Medali di Rusia
9 tahun yang lalu - dibaca 52592 kali
Menristek Dikti Minta Perguruan Tinggi Punya Tata Kelola yang Baik
Menristek Dikti Minta Perguruan Tinggi...
9 tahun yang lalu - dibaca 46319 kali
Lembaga Pendidik Calon Guru Berbenah
Lembaga Pendidik Calon Guru Berbenah
9 tahun yang lalu - dibaca 59127 kali
Guru Honorer Dibutuhkan
Guru Honorer Dibutuhkan
9 tahun yang lalu - dibaca 56571 kali
Wisudha Karya, Satu dari Tiga SMK Maritim Bersertifikat Internasional
Wisudha Karya, Satu dari Tiga SMK...
9 tahun yang lalu - dibaca 49858 kali
Pilihan Orang Tua Tergantung
Pilihan Orang Tua Tergantung "Brand"...
9 tahun yang lalu - dibaca 57968 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.46 Mb - Loading : 1.77303 seconds