Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak

Jum'at, 10/11/2017 18:27:46

49literasibuku.jpg


Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak

Kamis, 09 Nov 2017 13:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Dispendik Lumajang, Radar Semeru

TERBIASA MEMBACA: Sejumlah murid ketika memanfaatkan jam istirahat dengan membaca buku di kelas. Cara ini dipandang menjadi karakter literasi yang bagus buat murid-murid. (DINAS PENDIDIKAN FOR RAME)

 

Tindak lanjut dari workshop literasi dan pendidikan karakter salah satunya adalah kompetisi di sekolah. Kemarin tiga sekolah dilakukan survey. Diketahui ketiganya memiliki karakter dan budaya literasi yang mulai tumbuh.

Tim survey dipimpim oleh Dra Ghoniyul Khusnah MSi. Sekolah yang dikunjungi kemarin adalah SMPN 1 Candipuro, SMPN 1 Pasirian dan SMPN 2 Sumbersuko. Ghoniyul yang menjadi nara sumber dan tim penilai menjelaskan di hari pertama kemarin sudah melihat pembiasaan menarik di sekolah. “Diantaranya adalah kebiasan membaca, melihat karakter kebersihan warga sekolah, pembiasaan yang dilakukan sangat produktif,” katanya.

Diantaranya di SMPN 1 Candipuro ada budaya 5 S. Anak-anak kalau lihat kelasnya kotor, ada budaya membersihkan kelas. “Ada operasi, ada sampah di dekatnya diambil. Banyak iconnya juga,” katanya.

Begitu juga di SMPN 1 Pasirian ada Cafe Iqro. Maupun SMPN 2 Sumbersuko ada tempat baca yang representatif dengan ikon yang menarik. “Sudah mulai muncul karakter anak. Ini bagus, berarti ada tindak lanjut dari workshop sebulan lalu,” katanya.

Ghoniyul menjelaskan semua yang menjadi materi workshop pada 19 Oktober lalu bisa dilihat penerapannya. Sehingga pihaknya mudah dalam memantau impelementasi workshop sebulan lalu itu. 

Hasil workshop menurut dia sangat berdampak pada karakter anak. Karena dibentuk pembiasaan di sekolah dan ada brandingnya di masing-masing sekolah. “Setiap sekolah beda-beda karakter yang ditunjukkan. Pastinya karakter baca, budaya dan kebersihan sekolah mulai muncul. Guru-guru antusias setelah workshop kemarin ternyata,” jelasnya.

Baik literasi maupun pendidikan karakter menurut dia bisa dibilang berhasil. Bahkan sangat membantu pada budaya karakter yang ada. 

Murid sekelas SMPN saja kata dia sudah bisa membiasakan baik disaat jam istirahat. Banyak kebiasaan diantaranya Caffe Iqro. Sambil istirahat di kantin, sambil makan juga tetapi bisa menyempatkan membaca.

Banyak buku berserakan tetapi dibaca. Bukannya tidak dibaca. Dan menariknya, tidak ada yang hilang. “Ini kan karakter yang bagus, pembiasaan bacanya sudah bagus. Ada kegiatan baca Alquran dan Asmaul Husna sebelum memulai pelajaran juga,” katanya.

Dalam survey penilaian ini, rencananya akan dilakukan pada semua sekolah peserta workshop. Dan di hari kedua yang rencananya dimulai pagi ini, akan dilanjutkan. Dia optimis, budaya disekolah semakin kelihatan dan nampak sebagai sekolah berkarakter. 

(jr/fid/ras/das/JPR)


sumber (https://www.jawapos.com/radarjember/read/2017/11/09/25453/budaya-literasi-dan-karater-mulai-nampak)

Posting oleh Desi Eri K 9 tahun yang lalu - Dibaca 73627 kali

 
Tag : #PSM #MBS #gerakanliterasi #budayabaca #budayasekolah

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 28/09/2020 10:59:45
Kebijakan Pendidikan Saat Pandemi Tak Sentuh Kualitas Pembelajaran

Panduan pembelajaran di Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di tengah pandemi yang diumumkan Senin, 15 Juni...

Selasa, 15/09/2020 12:04:32
Pandemi Covid-19 akan Mempengaruhi Pengelolaan Pendidikan dan Sekolah

JAKARTA. Pengadaan pembelajaran oleh pengelola atau institusi pendidikan pada masa pandemi covid-19 mendapat...

7 Pilar MBS
4. Manajemen Sarana dan Prasarana Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen sarana dan prasarana berbasis sekolah adalah pengaturan sarana dan prasarana yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan sarana dan prasarana di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78345 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75514 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91956 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101342 kali
Info MBS
WADUH,,, BANYAK KEPALA SEKOLAH TAK...
10 tahun yang lalu - dibaca 50639 kali
 Full Day School Akhirnya Diadakan Lagi dengan Nama PPK
Full Day School Akhirnya Diadakan Lagi...
10 tahun yang lalu - dibaca 54591 kali
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di Kelas
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di...
10 tahun yang lalu - dibaca 40717 kali
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
10 tahun yang lalu - dibaca 39546 kali
Dinas Pendidikan Tangsel Berikan Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah
Dinas Pendidikan Tangsel Berikan...
10 tahun yang lalu - dibaca 40907 kali
Ini Dia Pak Khasbi, Dari Pelosok yang Menjadi Guru Berprestasi Se-Jateng
Ini Dia Pak Khasbi, Dari Pelosok yang...
10 tahun yang lalu - dibaca 56974 kali
 Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan Aplikasi Inovatif
Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan...
10 tahun yang lalu - dibaca 46741 kali
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak Anak-Anak Gemar Membaca
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak...
10 tahun yang lalu - dibaca 48766 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.45 Mb - Loading : 3.04730 seconds