Semiloka Tim Pengembang Bimtek MBS Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Riau
Kamis, 01/10/2015 10:13:36

Saat ini di Kepri, meskipun MBS sudah lama dikembangkan, pelaksanaannya kurang sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini disebabkan belum terlaksananya pola pengembangan MBS secara sistematis, terpadu dan berkelanjutan, serta pemahaman pembuat keputusan dan pelaksana (kepala sekolah) daerah yang masih beragam. Data Kementerian Pendidikan Nasional menunjukkan bahwa pada tahun 2009 Sekolah Dasar (SD) yang menerapkan MBS relatif baik baru mencapai 50%. Data ini mengindikasikan bahwa ada 50% SD lagi masih memerlukan upaya pembinaan secara sistematis, terprogram, dan berkesinambungan. Untuk mendukung perluasan SD yang dapat melaksanakan MBS yang baik, maka perlu di laksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pengembang Bimtek MBS Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Hasil kegiatan ini diharapkan yaitu peserta bimtek: (1) Meningkatnya pemahaman tentang konsep dan strategi implementasi MBS secara komprehensif dan sharing pengalaman bagi tim pengembang MBS tingkat Kabupaten sehingga MBS dapat diterapkan di SD dengan baik; (2) Teridentifikasinya dokumen administrasi dalam MBS dan menyusun pedoman praktis kegiatan sekolah; (3) Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) pelaksanaan MBS tingkat Kab/kota; (4) Memiliki keterampilan memandu bimtek MBS dan melakukan pendampingan di tingkat kab/kota; dan (5) Materi bimtek yang sudah final sebagai bahan pembinaan selanjutnya.
Kegiatan ini diikuti utusan dari masing masing Kabupaten Kota sebanyak 3 orang Pengawas Sekolah Dasar dari Kecamatan yang berbeda , jumlah seluruhnya 21 orang. Strategi yang digunakan proses Bimtek bersifat aktif, partisipatif dan demokratis. Para peserta dikondisikan aktif dan partisifatif dalam kegiatan. Nara sumber bertindak sebagai fasilitator bukan instruktur dan memandang peserta sebagai salah satu sumber dalam Bimbingan Teknis. Peserta banyak dilibatkan dalam diskusi dalam pengambilan kesimpulan. Kegiatan Bimbingan Teknis ini menggunakan metode ceramah, paparan, diskusi, penugasan, kajian, presentasi, dan kerja kelompok. Orientasi utama dalam Bimtek adalah, peningkatan kemampuan dan ketrapilan peserta dalam menjai fasilitator yang kelak akan dapat fasilitasi di kabupaten dan mendorong sekolah untuk melaksanakan MBS di sekolah. Oleh karena itu, kegiatan Bimtek lebih banyak berorientasi kepada apa yang akan terjadi di sekolah, dan semua itu dilatihkan dan dikembangkan selama bimtek, bukan diceramahkan saja.
Hasil yang dicapai yaitu telah dilaksanakan kunjungan ke SDN di Kota Tanjungpinang sebanyak 2 SDN, membuat program kerja masing-masing komponen MBS, perpaduan antara 7 komponen MBS dengan 8 SNP, dan setiap Kabupaten/Kota telah membuat rencana tindak lanjut (RTL) untuk Bimtek MBS di setiap Kabupaten/Kota.
Posting oleh Teguh Triwiyanto 11 tahun yang lalu - Dibaca 71612 kali
Tag :
#SEMI LOKA TIM PENGEMBANG BIMTEK MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH # PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Berita
Minggu, 29/12/2019 15:21:17Mendikbud Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”
https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/12/mendikbud-tetapkan-empat-pokok-kebijakan-pendidikan-merdeka-belajar
Artikel
Selasa, 20/08/2019 09:15:25SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNALSEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN
Abstract: This article aims to describing the system of guaranteeing internal quality of schools to ensure that the...
7 Pilar MBS
Pilar
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep Dasar
Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
Raden Bambang Sumarsono
rbamsum@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Program Bandung Masagi, Dekatkan Siswa Lewat...
Senin, 01/08/2016 09:04:26
5 Tujuan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi...
Selasa, 26/07/2016 09:49:07
Guru Ini Manfaatkan Teknologi Dukung Pembelajaran...
Senin, 25/07/2016 09:14:48
Penanaman Nilai Karakter Melalui Hidden Curriculum
Jum'at, 22/07/2016 09:39:40
Kembangkan Literasi Sekolah, MTsN Sangkanurip...
Kamis, 21/07/2016 09:36:17
MTS Negeri Sangkanurip Gelar Pelatihan Komputer...
Selasa, 19/07/2016 09:37:44
Pesan Mendikbud ke Orang Tua Murid: Jadikan...
Senin, 18/07/2016 10:00:45
SE Mendikbud tentang Penerapan Regulasi Baru di...
Kamis, 14/07/2016 11:53:26
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Program Bandung Masagi, Dekatkan Siswa Lewat...
Senin, 01/08/2016 09:04:26
5 Tujuan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi...
Selasa, 26/07/2016 09:49:07
Guru Ini Manfaatkan Teknologi Dukung Pembelajaran...
Senin, 25/07/2016 09:14:48
Penanaman Nilai Karakter Melalui Hidden Curriculum
Jum'at, 22/07/2016 09:39:40
Kembangkan Literasi Sekolah, MTsN Sangkanurip...
Kamis, 21/07/2016 09:36:17
MTS Negeri Sangkanurip Gelar Pelatihan Komputer...
Selasa, 19/07/2016 09:37:44
Pesan Mendikbud ke Orang Tua Murid: Jadikan...
Senin, 18/07/2016 10:00:45
SE Mendikbud tentang Penerapan Regulasi Baru di...
Kamis, 14/07/2016 11:53:26
Terpopuler
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78335 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75500 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91938 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101320 kali
Info MBS
4. Manajemen Sarana dan Prasarana...
13 tahun yang lalu - dibaca 115132 kali
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga...
12 tahun yang lalu - dibaca 113390 kali
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis...
12 tahun yang lalu - dibaca 118516 kali
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran...
12 tahun yang lalu - dibaca 73415 kali
