Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pembelajaran Kelas Rangkap

Selasa, 16/09/2014 07:25:16

38clcc-solo-pembelajaran.jpg

Teguh Triwiyanto Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) adalah suatu bentuk pembelajaran pendidikan dasar yang mensyaratkan seorang pendidik mengajar peserta didik, yang terdiri dari dua atau lebih tingkatan kelas yang berbeda dalam satu proses pembelajaran dan dalam waktu yang bersamaan.

Maksud pembelajaran kelas rangkap yaitu untuk mengatasi kekurangan pendidik agar mutu layanan pendidikan dapat terpenuhi secara optimal; memberikan kesempatan lebih luas pada peserta didik untuk memperoleh pendidikanj mengembangkan metode pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil pembelajaran; mengurangi Angka tingkat putus sekolah dan pengulangan kelas; dan meningkatkan angka partisipasi, angka kohort dan ketuntasan belajar. 

 

Tujuan pembelajaran kelas rangkap yaitu mengoptimalkan sumber daya yang ada dengan jumlah pendidik yang terbatas, dengan harapan dapat memberikan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang lebih luas; memungkinkan pemerintah dan masyarakat dapat mengurangi biaya pendidikan; meningkatkan kemandirian peserta didik melalui metode pembelajaran teman sebaya; memberikan keuntungan bagi peserta didik dalam menerima layanan pendidikan yang diberikan oleh pendidik yang sama dalam waktu yang lebih lama; dan memberikan situasi belajar yang lebih alami karena peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar menurut tingkatan kemampuannya, dan dapat membangun sikap tenggang rasa serta menerima orang lain 

 

Persyaratan sekolah penyelenggara pembelajaran kelas rangkap yaitu kendala geografis: Lokasi sekolah sulit dijangkau, sarana dan prasarana transportasi terbatas; kndala demografis: Jumlah peserta didik kecil atau peserta didik tinggal di pemukiman yang jarang penduduknya, dan jarak pemukiman penduduk berjauhan; kekurangan pendidik: terutama di daerah-daerah terpencil dan secara geografis daerah tersebut sulit dijangkau; ruang kelas terbatas tidak cukup untuk jumlah rombongan belajar yang ada; penetapan satuan pendidikan yang melakukan pembelajaran kelas rangkap dipilih secara selektif, transparan dan partisipatif; dan adanya komitmen positif dari semua pihak (pengawas, kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah dan masyarakat setempat) untuk melaksanakan pembelajaran kelas rangkap.

 

Prinsip-prinsip yang mengatasi pembelajaran kelas rangkap yaitu

Peserta didik dapat belajar dalam berbagai situasi tanpa tergantung pada pendidik; kegiatan belajar mengajar terjadi secara bersamaan atau serempak.selama pembelajaran kelas rangkap berlangsung, peserta didik aktif menghayati pengalaman belajar yang lebih bermakna; dalam pembelajaran kelas rangkap, pendidik harus selalu berusaha dengan berbagai cara (kreatif, efektif, inovatif dan integratif) agar semua peserta didik merasa mendapat perhatian dari pendidik secara terus menerus; sumber belajar dapat menggunakan fasilitas lingkungan sekitarnya; dan penilaian dan evaluasi didasarkan pada kompetensi peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

 

Kurikulum pembelajaran kelas rangkap yakni kurikulum dan silabus dilaksanakan secara fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan Pembelajaran Kelas Rangkap; semua Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar hendaknya dapat dicapai, dengan urutan pencapaiannya disesuaikan dengan kondisi yang direncanakan secara matang; semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, ketrampilan, dan pengetahuan; serta

Struktur kurikulum merupakan pengorganisasian kompetensi inti, mata pelajaran, beban belajar, kompetensi dasar dan muatan pembelajaran. (-penjelasan- kompetensi dasar)

 

Strategi pembelajaran kelas rangkap yakni :Kelas digabung secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berpusat pada peserta didik, bukannya terpusat pada kelas – (penjelasan -Dalam situasi tertentu misalnya dalam pembelajaran tematik, semua peserta didik di kelas yang berbeda tingkatannya diajar sebagai satu kesatuan, tetapi dengan standar kompetensi, kompetensi inti, dan tugas yang berbeda sesuai dengan tingkat kelasnya). Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran.

 

Posting oleh Teguh Triwiyanto 12 tahun yang lalu - Dibaca 93795 kali

 
Tag : #pembelajaran kelas rangkap # tujuan pembelajaran kelas rangkap

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 20/07/2020 08:11:32
Guru Perlu Lakukan Asesmen untuk Ketahui Capaian Siswa Belajar dari Rumah

Jakarta, Kemendikbud --- Melalui Webinar Asesmen dan Pembelajaran Literasi dan Numerasi di Masa Pandemi, Kemendikbud...

Selasa, 14/07/2020 14:14:11
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 

      Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan sebagai cara untuk tetap melaksanakan kegiatan...

7 Pilar MBS
MBS portal
7 Pilar MBS SD
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah a. Konsep Dasar Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78974 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 76000 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92531 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
13 tahun yang lalu - dibaca 102068 kali
Info MBS
Pembelajaran Aktif untuk Perguruan Tinggi
Pembelajaran Aktif untuk Perguruan...
13 tahun yang lalu - dibaca 114499 kali
Suara MBE October 2005 (English Edition)
Suara MBE October 2005 (English Edition)
13 tahun yang lalu - dibaca 85628 kali
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
13 tahun yang lalu - dibaca 142254 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
13 tahun yang lalu - dibaca 114496 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
13 tahun yang lalu - dibaca 159725 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
13 tahun yang lalu - dibaca 120014 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
11 tahun yang lalu - dibaca 125065 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
11 tahun yang lalu - dibaca 139442 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.49 Mb - Loading : 1.75824 seconds