Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pelaksanaan Evaluasi Koperasi Berbasis Sekolah

Kamis, 19/12/2013 11:39:34

Pelaksanaan Evaluasi Koperasi Berbasis Sekolah

Koperasi Sekolah 

Koperasi sekolah yaitu sebuah organisasi yang dibentuk yang beranggotakan semua warga sekolah dan mempuyai tujuan untuk memberdayakan anggotanya dan dijadikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Dalam koperasi biasanya terjadi suatu masalah pembiayaan atau pemodalan karena koperasi tersebut sebagian besar anggotanya masih berstatus pelajar yang notabennya belum bisa menghasilkan uang. Terkadang suatu koperasi juga mengalami kegagalan dikarenakan tidak adnya transparasi dari pengurus inti koperasi dalam memberikan laporan tentang keuangan sehari-hari yang menyebabkan timbulnya kecurigaan dari pada anggota koperasi yang lain. Dengan demikian dalam koperasi sekolah harus adanya evaluasi dengan tujuan secara formatif: memberian informasi dan pertimbangan yang berkenaan dengan upaya memperbaiki suatu koperasi sekolah, tujuan secara sumatif: fungsi koperasi memberi pertimbangan terhadapa hasil koperasi.

Pada layanan khusus ini laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari system laporan keuangan koperasi, dan merupakan laporan pertanggung jawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dengan demikian, dilihat dari fungsi manajemen laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Dalam evaluasi koperasi tujuan laporan keuangan ini yaitu untuk menyediakan informasi yang berguna bagi pemakai atau pengurus koperasi. Evaluasi program koperasi sekolah menjelaskan tentang laba rugi atau hasil akhir yang biasanya disebut sisa hasil usaha (SHU). SHU koperasi dapat berasal dari usaha yang diselenggarakan untuk anggota dan bukan anggota. SHU yang dibagikan kepada anggota harus berasal dari uasaha yang diselenggarakan untuk anggota. Pada saat anggota, SHU ini diputuskan untuk dibagi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam undang-undang dan angaran dasar koperasi.

            Evaluasi keberhasilan suatu koperasi sekolah dilihat dari sisi anggotanya adalah harus adanya komunikasi yang baik, terjalin hubungan yang baik dan saling memberi motivasi yang baik pula. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan koperasi sekolah tersebut, bagaimana cara anggota melayani barang-jasa dengan baik dan benar, serta peran anggota secara langsung ke dalam koperasi sekolah sehingga harus ada pembedaan harga antara anggota dan non anggota koperasi. Jadi evaluasi dalam sebuah koperasi sekolah sangatlah penting dilakukan, karena dengan evaluasi pengurus dan anggota koperasi dapat mengetahui tingkat keberhasilan koperasi dan dapat mengetahui sejauh mana koperasi sekolah dalam pencapain tujuan yang telah disepakati serta apakah koperasi sekolah tersebut dapat mensejahterakan para anggota atau warga sekolah secara keseluruhan.

 

 

 

           

Posting oleh Maydita777 13 tahun yang lalu - Dibaca 50757 kali

 
Tag : #koperasi # MBS

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 30/11/2020 09:07:18
Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Swasta Unggul

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan budaya organisasi Sekolah Menengah Pertama Swasta...

Senin, 09/11/2020 08:38:41
Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Malang. Pandemi covid-19 rupanya tak kunjung membaik hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Namun sudah terlihat...

7 Pilar MBS
MBS portal
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANG TUA SISWA DALAM PENDIDIKAN MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78938 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75967 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92502 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
13 tahun yang lalu - dibaca 102027 kali
Info MBS
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
9 tahun yang lalu - dibaca 36634 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
9 tahun yang lalu - dibaca 54531 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
9 tahun yang lalu - dibaca 55963 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
9 tahun yang lalu - dibaca 53897 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 58559 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
9 tahun yang lalu - dibaca 54931 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 45033 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
9 tahun yang lalu - dibaca 48315 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.47 Mb - Loading : 1.70902 seconds