Evaluasi Layanan Khusus Perpustakaan Berbasis Sekolah

Dalam evaluasi program layanan perpustakaan, alat ukur kinerja perpustakaan yang digunakan adalah kepuasan pemakai. Dengan asumsi bahwa kepuasan pemakai menunjukkan efektifitas kinerja perpustakaan. Sehingga dapat dikatakan kepuasan pemakai merupakan keberhasilan manajemen dalam melaksanakan program layanan perpustakaan.
A. Tujuan Evaluasi Program.
- Tujuan umum.
Tujuan evaluasi program adalah untuk mengetahui keberhasilan program layanan perpustakaan yang dilaksanakan dan untuk membuat rekomendasi pengembangan program yang bersangkutan.
- Tujuan khusus.
Tujuan khusus dari evaluasi progam ini, adalah:
- Mengetahui tingkat kepuasan pengunjung perpustakaan.
- Mengetahui peningkatan jumlah pengunjung perpustakaan setelah dilaksanakan program layanan.
B. Manfaat Evaluasi.
Adapun manfaat dari evaluasi program layana perpustakan yang diharapkan adalah sebagai berikut:
- Memberika masukan kepada pihak pengelola perpustakaan mengenai hasil survey terhadap tingkat kepuasan dan peningkatan jumlah pengunjung.
- Bahan informasi bagi siapapun yang mau membaca hasil evaluasi ini.
- Bagi evaluator sendiri, hasil evaluasi program ini akan menjadi bahan pertimbangan tersendiri ketika melakukan evaluasi terhadap program lainya
C. Sasaran Evaluasi.
Sasaran dari evaluasi program ini adalah pengelola perpustakaan yaitu: koordinator dan petugas perpustakaan.
D. Model Evaluasi
Model evaluasi program yang dipilih adalah Bell System (ATT & The Bell Syatem), dengan alasan bahwa model evaluasi Bell System merupakan model evaluasi yang menekankan pada outcome, antara lain: Reaction Outcame, Capability Outcome, Aplication Outcome dan Warth Outcome. Sedangkan tujuan program ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung dan peningkatan jumlah pengunjung atas layanan yang diberikan oleh petugas perpustakaan.Sehingga model ini dianggap tepat sebagai model dari evaluasi program ini.
Sumber Ilustrasi gambar : http://selengkapmungkin.com
Posting oleh Choiril Irwan 11 tahun yang lalu - Dibaca 68781 kali
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA
Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to...
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO MALANG DITINJAU DARI CRITICAL EVENT MODEL LEONARD NADLER
Abstract: This research aims to describe the training design held at IKIP Budi Utomo Malang in terms of CEM Leonard...
